-->
  • Jelajahi

    Copyright © BATU BERTULIS NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    BPBD Sekadau Imbau Masyarakat Waspada di Musim Kemarau

    Bertulis Network
    Saturday, 5 September 2026, September 05, 2026 WIB

     

    Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Sekadau akibat karhutla. 

    Batubertulisnews.com, Sekadau- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau menghimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau dan potensi karhutla, kemarau diperkirakan masih sampai September, Sabtu (5/9/2026). 


    Kepala BPBD Kabupaten Sekadau Bayu Dwi Suharsono mengatakan bahwa musim kemarau diperkirakan akan berlangsung lama hingga bulan September 2026. Maka dari itu masyarakat diimbau untuk bijak dalam melakukan kegiatan, khususnya saat membuka lahan dengan cara membakar. 


    "Semua pihak diminta lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api di lingkungan sekitar," kata Bayu dalam kegiatan sosialisasi pencegahan Karhutla di Desa Setawar, Kecamatan Sekadau Hilir, Agustus, 2026.



    Secara umum BPBD Kabupaten Sekadau menyampaikan sebagian besar karhutla dipicu oleh aktivitas manusia yang menggunakan api tanpa pengawasan. Oleh karena itu, pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk mengurangi risiko bencana dan membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. 


    Adapun masyarakat diajak untuk tidak membakar hutan, lahan, maupun sampah tanpa pembatasan serta pengawasan. Tidak membuang puntung rokok sembarangan. Berhati-hati saat menggunakan api di area terbuka. Serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap kepada pemerintah desa, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, atau instansi terkait. 


    Secara terpisah, berdasarkan hasil analisa BMKG Stasiun Meteorologi Kelas 1 Supadio, kondisi cuaca di sebagian besar lokasi pengamatan Kalbar udara kabur, suhu udara berkisar 29.2 - 34.2° C. Kelembaban udara 49-78%, jarak pandang 0.2 - 5 km. Angin dominan bertiup dari arah Timur- Barat Daya. Kualitas udara pukul 10:00 WIB dalam kategori tidak sehat hingga berbahaya. 


    Komentar

    Tampilkan