-->
  • Jelajahi

    Copyright © BATU BERTULIS NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Asap Kian Pekat, Orang Tua Siswa Harap BDR di Sekadau Dilanjutkan

    Bertulis Network
    Sunday, 30 August 2026, August 30, 2026 WIB
    Kondisi di bantaran Sungai Kapuas, Kabupaten Sekadau yang tertutup kabut asap. 


    Batubertulisnews.com, Sekadau- Kabut asap semakin pekat, sejumlah orang tua siswa di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, khawatir bila anak-anak harus belajar di sekolah. Harap proses belajar dari rumah (BDR) dapat dilanjutkan, Minggu, 30 Agustus 2026.


    Diketahui berdasarkan data dari BMKG Tebelian Sintang pada pukul 10:00 WIB, Minggu (30/8) kualitas udara berada pada kategori sangat tidak sehat-berbahaya. Penyebaran kabut asap yang semakin meluas hingga masuk ke dalam rumah menambah buruknya kualitas udara, terlebih kualitas udara yang buruk secara langsung dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit pernapasan akut hingga gangguan kardiovaskular kronis. 


    Sementara itu, hingga Minggu (30/8) Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau melalui dinas terkait diketahui belum mengambil tindakan nyata terhadap nasib proses belajar mengajar di sekolah, apakah akan dilanjutkan untuk belajar dari rumah atau sudah kembali ke sekolah seperti biasa. 


    Satu di antara orang tua siswa, Pina (31) mengaku enggan untuk mengantar anaknya sekolah bila Senin (31/8) proses belajar mengajar dilaksanakan di sekolah. Ia khawatir kualitas udara yang buruk dapat menimbulkan penyakit pernapasan bagi anaknya yang masih kecil. 


    "Anak saya sekolah TK, namanya anak-anak pasti tidak paham seberbahaya apa kabut asap ini untuk pernapasannya. Kalau sampai besok harus masuk sekolah, pasti terpapar asap yang lebih banyak, karena berdiam diri di rumah saja asapnya sudah pekat, napas sudah sesak, mata sudah perih, apalagi harus beraktivitas keluar rumah, sangat membahayakan," ujarnya. 


    Ia berharap pemerintah segera memberikan kejelasan bagi pihak sekolah dan orang tua siswa agar nantinya proses belajar mengajar masih tetap bisa berlangsung tanpa harus mengorbankan kesehatan anak-anak. 


    "Saya lihat di Pontianak dan daerah lain masih belajar dari rumah, semoga Sekadau juga sama. Belajar dari rumah dulu, sampai kualitas udara membaik, " harapnya. 


    Selain berharap belajar dari rumah tetap berlanjut, Pina juga berharap kebakaran hutan dan lahan bisa segera teratasi dan hujan bisa segera turu. Ia juga mengungkapkan keprihatinannya melihat kondisi aliran Sungai Kapuas yang sudah mengering hampir sebagian dari lebar sungai. 

    Komentar

    Tampilkan