![]() |
| Lenora Fidelia Tuah Mualangnez, penyandang gelar Putri Anak Kalimantan Barat 2, yang akan mewakili Provinsi Kalimantan Barat dalam ajang Pemilihan Putri Anak Indonesia 2026. |
Batubertulisnews.com, Sekadau- Pemerintah Kabupaten Sekadau melalui Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata beri dukungan penuh kepada Lenora Fidelia Tuah Mualangnez, penyandang gelar Putri Anak Kalimantan Barat 2, yang akan mewakili Provinsi Kalimantan Barat dalam ajang Pemilihan Putri Anak Indonesia 2026.
Rupina Yani, Kabid Bidang Ekonomi Kreatif, Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Sekadau mengatakan pemerintah daerah telah memberikan dukungan penuh kepada Lenora, baik dari dukungan dana, pendampingan serta koordinasi dan pemantauan selama putri kebanggaan Kabupaten Sekadau itu mengikuti kompetisi.
"Dukungan Dana diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan selama proses persiapan dan pelaksanaan kegiatan, antara lain biaya transportasi, konsumsi, serta kebutuhan pendukung lainnya sesuai dengan ketentuan dan anggaran yang tersedia. Pengunaan dana dilaksanakan secara transparan, tertib dan dapat dipertanggungjawabkan, " kata Rupina.
Kemudian dukungan berupa pendampingan diberikan secara berkelanjutan untuk membantu Lenora dalam mempersiapkan diri menghadapi kegiatan. Bentuk pendampingan meliputi pembinaan mental dan karakter, pelatihan komunikasi dan berbicara di depan umum, meningkatkan wawasan tentang budaya dan potensi daerah Kalimantan Barat 2, membentuk sikap displin dan percaya diri, serta bimbingan dalam mempersiapkan penampilan dan materi yang diperlukan
Dukungan lainnya berupa koordinasi antara pihak organisasi, pendampingan, orang tua atau wali dan pihak terkait untuk memastikan kebutuhan peserta terpenuhi. Pemantuan dilakukan secara berkala guna mengetahui perkembangan persiapan, kendala yang dihadapi, serta kebutuhan dukungan tambahan.
"Melalui dukungan yang terencana, baik dalam bentuk bantuan dana maupun pendampingan dan koordinasi dan pemantauan, diharapkan Putri anak kalimantan Barat 2 dapat mempersiapkan diri dengan baik dan memperoleh pengalaman yang bermanfaat bagi pengembangan dirinya, " lanjut Rupina.
Lenora Fidelia Tuah Mualangnez adalah putri daerah Kabupaten Sekadau dan merupakan siswi SMP Katolik Santo Gabriel Sekadau. Keikutsertaannya dalam ajang nasional ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah, identitas budaya, serta kekayaan tradisi Kalimantan Barat kepada masyarakat yang lebih luas.
Dalam perjalanannya menuju Putri Anak Indonesia 2026, Lenora membawa advokasi bertajuk “Rona Wastra”, sebuah gerakan yang berfokus pada pengenalan, kecintaan, dan pelestarian wastra atau kain tradisional Indonesia, khususnya di kalangan anak-anak dan generasi muda.
Melalui Rona Wastra, Lenora ingin mengajak generasi muda untuk lebih mengenal kekayaan kain tradisional Nusantara, memahami nilai budaya yang terkandung di dalamnya, serta menumbuhkan rasa bangga dalam menggunakan dan memperkenalkan wastra daerah.
Salah satu kekayaan budaya yang ingin diperkenalkan Lenora adalah Tenun Kebat Batu Petara, wastra khas Kabupaten Sekadau yang menjadi bagian dari identitas dan warisan budaya masyarakat setempat. Melalui advokasi ini, ia berharap wastra tidak hanya dikenal sebagai kain tradisional, tetapi juga sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, makna, dan identitas bagi generasi penerus.
Bagi Lenora, pelestarian budaya dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti mengenal motif kain tradisional, mempelajari cerita di baliknya, menggunakan wastra dalam berbagai kesempatan, serta memperkenalkannya kepada teman-teman sebaya.
"Dengan membawa advokasi Rona Wastra, Saya ingin menunjukkan bahwa generasi muda dapat mengambil peran nyata dalam menjaga warisan leluhur. Saya berharap semakin banyak anak Indonesia yang mengenal, mencintai, dan bangga terhadap wastra sebagai bagian dari identitas bangsa, " ujar Lenora.
Melalui Rona Wastra, Lenora ingin menyampaikan pesan bahwa budaya bukan hanya warisan masa lalu, melainkan identitas yang harus terus dijaga, dicintai, dan diteruskan kepada generasi mendatang.
