-->
  • Jelajahi

    Copyright © BATU BERTULIS NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Resmi Dilantik, Paulus Subarno Ajak Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau Tesaek Siapkan Generasi Muda Berkualitas

    Bertulis Network
    Tuesday, 11 August 2026, August 11, 2026 WIB
    Pengurus Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau Tesaek Kabupaten Sekadau masa bakti 2026–2031 

    Batubertulisnews.com, Sekadau- Drs. Paulus Subarno, M.Si kembali dipercaya memimpin Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau Tesaek Kabupaten Sekadau masa bakti 2026–2031. Pelantikan pengurus resmi digelar di Aula Susteran Pasionis Sekadau, Selasa, 11 Agustus 2026. 


    Kepengurusan baru ini dilantik oleh Wakil Ketua DAD Sekadau, Paulus Lion setelah sebelumnya ditetapkan berdasarkan Hasil Musyawarah Besar (MUBES) pada bulan April Tahun 2026. Pelantikan ini juga dihadiri langsung oleh Anggota DPR RI Paolus Hadi, Bupati Sekadau Aron, Ketua DAD Sekadau Jeffray Raja Tugam, jajaran pengurus dan anggota Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau Tesaek Kabupaten Sekadau. 


    Dalam sambutannya, Bupati Sekadau Aron mengapresiasi sub suku Dayak Ketungau sebagai sub suku terbesar kedua di Kabupaten Sekadau. Aron juga mengajak perkumpulan ini untuk fokus pada upaya melestarikan adat, budaya, serta menyiapkan generasi muda yang unggul untuk masa depan. 



    "Terima kasih sudah banyak membantu Pemerintah Kabupaten Sekadau, kita semua tahu majunya Sekadau berkat dukungan berbagai sub suku, Kabupaten Sekadau bisa berkembang, bisa maju. Mari bergandengan tangan bahu membahu membangun Sekadau," imbuh Aron.


    Sementara itu, Ketua Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau Tesaek Paulus Subarno memastikan bahwa masyarakat Sub Suku Dayak Ketungau akan selalu hadir bersama pemerintah untuk membangun dan menjaga Kabupaten Sekadau. Ia juga mengajak anggotanya untuk bersama-sama menyiapkan generasi muda Ketungau yang berkualitas dan berdaya saing tanpa melupakan indentitas diri. 


    Lebih lanjut, Paulus Subarno mengatakan bahwa jabatan yang diembannya untuk kali kedua ini bukan hanya sebuah kebanggaan tetapi juga merupakan tanggung jawab yang besar. Satu di antaranya adalah tanggung jawab untuk memastikan generasi muda Dayak Ketungau berdaya saing di tengah kemajuan jaman. 


    Ia juga menekankan agar bahasa adat dapat terus diajarkan, dan dilestarikan di tengah masyarakat adat karena bahasa adat juga bagian dari budaya dan jati diri yang tidak boleh terlupakan. 


    "Saya ingin orang muda bukan hanya menjadi penerus nama dan keturunan tetapi meneruskan perjuangan, meneruskan adat, meneruskan budaya dan melanjutkan pembangunan, khususnya untuk generasi muda Ayoung Tao Ketungau," tegas Subarno. (Lan) 

    Komentar

    Tampilkan