-->
  • Jelajahi

    Copyright © BATU BERTULIS NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kualitas Udara Tidak Sehat- Berbahaya, Disdik Sekadau Perpanjang BDR Hingga 12 September

    Bertulis Network
    Sunday, 6 September 2026, September 06, 2026 WIB

     

    Kondisi pemukiman warga yang masih diselimuti kabut asap di Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalbar, Minggu (6/9/2026) pagi. 

    Batubertulisnews.com, Sekadau- Bencana kabut asap akibat karhutla masih menyelimuti Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sekadau perpanjang Pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) bagi sekolah jenjang PAUD, SD dan SMP, Minggu (6/9/2026). 


    Kebijakan ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sekadau Fran Dawal melalui surat edaran dengan nomor: 400.3.5/ 1169 /Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) serta dengan memperhatikan masih terjadinya penurunan kualitas udara yang diakibatkan oleh bencana kebakaran hutan dan lahan pada 7 (tujuh) Kecamatan di Kabupaten Sekadau. 



    " Pelaksanaan Kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) bagi seluruh Satuan Pendidikan di Kabupaten Sekadau akan Kembali dilaksanakan pada Senin-Sabtu, 7-12 September 2026. Untuk aktivitas belajar secara tatap muka akan dilaksanakan kembali pada hari Senin, 14 September 2026," jelas Fran Dawal. 


    Adapun ketentuan lain dalam pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR)/Daring tetap mengacu pada Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sekadau Nomor: Nomor: 400.3.5/ 1169 /Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR). 



    Pelaksanaan belajar dari rumah dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut: 


    a. Tidak boleh dipergunakan untuk kegiatan rekreasi dan/atau kegiatan yang kurang bermanfaat lainnya: 


    b. Sekolah menghimbau orang tua untuk tidak membiarkan anaknya bermain/ beraktivitas di luar ruangan pada saat kabut asap serta selalu memperhatikan keselamatan anak selama dalam pengasuhan orang tua: 


    C. Para murid diharuskan untuk memakai masker selama berada di luar rumah:


    D. Sekolah melalui wali kelas masing-masing memberikan tugas yang bermanfaat dan/atau bentuk belajar mandiri lainnya yang bersifat tidak memberatkan orang tua/wali dan para murid: 


    E. Untuk sekolah yang berada dalam wilayah dengan akses internet yang memadai, pelaksanaan belajar mengajar dapat dilaksanakan secara daring dengan memanfaatkan platform media sosial diantaranya seperti Whatsapp Group, Google Classroom, Google Form/Guizzz, atau Youtube: 



    Kebijakan inipun diterima oleh para orang tua siswa. Terlebih saat ini kabut asap masih pekat meskipun sempat turun hujan, namun hal itu tidak cukup membuat kualitas udara berada pada kategori lebih sehat. Para orang tua juga berharap bencana kabut asap ini dapat segera teratasi dan anak-anak dapat kembali belajar di sekolah seperti sebelumnya. 



    "Kualitas udara belum juga menunjukkan perubahan, walaupun sudah ada hujan kemarin, tapi sepertinya kurang berdampak. Sekarang bernapas di dalam rumah masih tidak nyaman, apalagi kalau beraktivitas di luar rumah. Anak saya kemarin sempat batuk kering padahal cuma berdiam diri di rumah, bagaimana bila harus bolak-balik ke sekolah, pasti lebih parah, " ucap Tania (25) yang merupakan orang tua siswa di Kabupaten Sekadau. 


    Sementara itu, berdasarkan hasil analisa BMKG Stasiun Meteorologi Kelas 1 Supadio, pada 6 September pukul 13:00 WIB, kondisi cuaca di sebagian besar lokasi pengamatan Kalbar menunjukkan kondisi udara kabur, suhu udara berkisar 30.4- 34.9° C. Kelembaban udara 46-74%, jarak pandang 0.2 - 4 km. Angin dominan bertiup dari arah Utara- Barat Laut. Kualitas udara pukul 11:00 WIB dalam kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya.


    Komentar

    Tampilkan